Muara Bulian- Kementerian Hukum dan HAM RI kembali menganugerakan kepada Bupati Batang Hari Penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM.

Prestasi ini di peroleh berkat hasil Capaian Kabupaten Batang Hari atas Parameter kepedulian HAM pada Tahun 2017. Nilai yang diperoleh Kabuten Batang Hari dengan total 91,84.Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) pada tanggal 10 Desember 2018 bertepatan dengan Peringatan hari HAM sedunia di Jakarta. sampai saat ini Pemerintah Kabupatern Batang Hari merupakan satu-satunya Pemerintah daerah di Provinsi Jambi yang mendapat Penghargaan tersebut selama 3 tahun berturut-turut. sebagai mana diketahui Penghargaan pertama di terima oleh Bupati Batang Hari dari Menteri Hukum dan HAM pada tanggal 10 Desember 2016 di surabaya, Tahun kedua kembali Bupati Batang Hari mendapat Penghargaan yang sama yang langsung diserahkan oleh Presiden Republkk Indonesia Bapak Ir.H.Joko Widodo pada tanggal 10 Desember 2017 di solo serta untuk ketiga kali pada tanggal 11 Desember 2018 Kabupaten Batang Hari Kembali Meraih Penghargaan Sebagai Kabupaten Peduli HAM. 

Sebagaimana diketahui Penghargaan diberikan Setiap tahun nya kepada Kabupaten/Kota yang perduli HAM dan Pelayanan Publik yang berbasis HAM yang dilaksanakan secara pusat oleh kemeterian hukum dan HAM pada peringatan hari HAM sedunia. Untuk ketiga kalinya Bapak Bupati Batang Hari Ir.Syahirsah SY secara langsung menerima penghargaan Kabupaten Sangat Peduli HAM yanhag diserahkan langsung oleh Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla di jakarta. Kriteria dan indikator penilaian dalam Kabupaten/kota Peduli HAM ini dibagi atas tujuh (7) kriteria penilaian sehingga kabupaten batang Hari mendapatkan penghargaan kabupaten peduli HAM, yakni melipiuti : Pertama, Hak atas kesehatan yang penilaiannya ditekankan pada adanya peraturan daerah yang mengatur perlindungan kesehatan terhadap  masyarakat, yang berkaitan pula terhadap adanya anggaran yang disedaikan untuk kesehatan, terpenuhinya jumlah rasio dokter, perawat, bidan dan rumah sakit berdasarkan jumlah penduduk, minimnya angka kematian bayio, ibu hamil dan kurang gizi., Kedua, Hak atas Pendidikan yakni meliputi adanya peraturan daerah yang mengatur terjaminya pendikan, penganggaran APBD terhadap pendidikan juga terpenuhinya rasio sekolah PAUD, SD, SMP dan SMA Sederajat yang terakreditasi minimal c berdasarkan jumlah anak, minimnya anak putus sekolah. Ketiga, telah memenuhi hak perempuan dan anak meliputi adanya peraturan daerah yang mengatur tentang perlindungan terhadap anak dan perempuan serta pencegahan pernikahan dini atau dibawah umur, minimnya kekerasan terhadap perempuan dan anak, tidak adanya pekerja dibawah umur. Keempat, memenuhi hak atas kependudukan meliputi adanya peraturan  daerah yang mengatur masalah administrasi kependudukan / catatan sipil, terpenuhinya presentase kepemilikan kartu penduduk, akta nikah, akta kelahiran, dan kartu identitas anak usia 0-18 tahun serta adanya pelayanan pendukung pencatatan sipil. Kelima telah memenuhi hak atas pekerjaan yang di dukung dengan adanya peratruan daerah yang melindungi terhadap pekerja dan upah minimum, kesdian balai latihan kerja, adanya fasilitas kerja untuk penyandang disabilitas dan minimnya angka penganggurandan banyaknys lapangan pekerjaan. Keenam, hak atas perumahan yang meliputi adanya peraturan yang mengatur tentang kawasan permukiman dan perumahan, terpenuhi penanganan sampah , akses rumah tangga terhadap air bersih dan minum. listrik, bersanitasi yang baik, dan program rumah tinggal. Ketujuh, hak atas lingkungan berkelanjutan dengan adanya rencana tata ruang, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pencemaran udara dan pemakaman, dan program penerangan lampu jalan , rth ruang terbuka hijau, penanaman pohon serta program pengelolaan sampah berwawasan lingkungan.

Sebagai catatan bagi kita semua dengan di terimanya penghargaan ketiga untuk kabupaten peduli HAM oleh pemerintah Kabupaten Batang Hari, diharapkan kedepannya bersama-sama kita dapat bersinergi dan berkelanjutan bekerja sama untuk menjadikan dan fokus pada penilaian kabupaten/kota peduli HAM di Tahun 2019. Tahun 2018 kita dapat berbangga hati untuk penghargaan kabupaten Peduli HAM secara nasional, sudah menjadi pekerjaan rumah kita bersama untuk mempertahankan kebanggaan ini secara berkelanjutan pula. Penghargaan Kabupaten/kota pedukli HAM dan pelayanan publik Bersasis HAM ini diterima oleh 271 kabupaten/kota seluruh indonesia dan salah satu diantaranya adalah kabupaten batang hari yang diterima langsung oleh Bapak Bupati Batang Hari Ir. Syahirsah Sy. 

Kepada seluruh pihak yang telah membantu kami Bagian Hukum Setda Kabupaten Batang Hari sebagai Leading Sektor pengumpulan data dan informasi untuk kriteria penilaian kabupaten/kota , kami haturkan dan ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. Keberhasilan ini merupakan keberhasilan kita bersama dan kebanggaan ini juga merupakan kebanggaan kita bersama , mari bersama-sama pula kita jadikan "kabupaten Batang Hari Kabupaten Peduli HAM Tahun 2019" .- (Bagian Hukum.Setda.Kab.BatangHari). 

Berbagi ke Jejaring Sosial: