Bupati Batang Hari Provinsi Jambi, Ir.H. SYAHIRSAH SY menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Azasi Manusia (HAM). Penghargaan ini diterima dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang di berikan langsung oleh Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia YASONNA H. LOALY, bersamaan dengan gubernur dan Bupati/ Walikota se Indonesia

Penghargaan tersebut di berikan saat peringatan hari Hak Azasi Manusia Sedunia ke-68 bertempat di Gedung Negara Grahadi Jl. Gubernur suro No 7 Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/12)

YASONNA H. LOALY mengatakan, Peringatan HAM ke-68 Tingkat Nasional kali ini mengambil tema: “Harmoni Dalam Hak Asasi Manusia, Kesetaraan Dalam Pemajuan Hak Asasi Manusia”. Diharapkan kegiatan ini menjadi kanal untuk menginformasikan peningkatan jumlah kab/kota dalam pencapaian implementasi hak asasi manusia sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden RI 75/2015 tentang Rencana Nasional HAM periode 2015-2019 dan Permenkumham 25 tahun 2013 tentang Penilaian Kab/Kota Peduli Hak Asasi Manusia

Menkumham  juga berpesan agar pemerintah dapat menjamin hak-hak politik, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat. “ pemerintahpun harus dapat memberikan layanan pendidikan, layanan kesehatan dan memberikan jaminan perlindungan kebebasan beragama dan berkeyakinan,”  jelas Yasonna mengutip pesan dari Prseiden RI Joko Widodo.

Penghargaan yang diberikan kali ini meningkat 70 % dibanding tahun lalu (2015). Dimana tahun lalau yang menerima penghargaan sebanyak 138 Kab/Kota pada 29 Provinsi di Indonesia yang memperoleh penghargaan peduli HAM. Sementara Tahun 2016 ini, meningkat menjadi 228 kab/kota dari 34 provinsi di Indonesia yang mendapat penghargaan peduli HAM. Penghargaan yang sama diberikan juga kepada Pemerintah Provinsi yakni Sumatra Utara, Bangka Belitung, Kalbar, Kalsel, Sulut, Jabar, DIY, DKI Jakarta, dan.Jateng . Selain itu ada 12 Kanwil Hukum dan Ham yang memperoleh penghargaan karena mendorong lebih dari 50 % Kab/Kota di wilayahnya menjadi kab/kota yang peduli HAM yakni Kanwil prov. Sumatra Utara, Bangka Belitung, Kalbar, Kalsel, Sulut, Jabar, DIY, DKI Jakarta, Jateng, Jatim, Jambi dan NTB.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Yasonna menjelaskan, bahwa pada tahun 2017 nanti penilaian penghargaan Kab/Kota peduli HAM akan menggunakan mekanisme penilaian baru sebagaimana yang diatur dalam Permenkumham RI Nomor 34 tahun 2016 tentang Kriteria Kab/Kota Peduli HAM.  Kriteria baru ini merupakan pempurnaan kreteria sebelumnya. Semoga semakin baik.

Berbagi ke Jejaring Sosial: